ZISWAH

 

Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh,

Tiada kata yang lebih pantas untuk kita ucapkan selain memanjatkan puji dan syukur kehadirat Allah SWT yang telah melimpahkan kepada kita segala rohmat, taufiq, dan hidayahnya. Sehingga kita masih dapat menikmati anugrah terindahnya yang ada dimuka bumi ini.

Sholawat serta salam mudah-mudahan tetap tercurahkan kepada junjungan Nabi besar kita Muhammad SAW yang telah menunjukkan kita dari jalan yang gelap gulita menuju jalan yang terang benderang.

Selanjutnya saya sampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya atas dukungan juga kepercayaan bapak/ibu juga saudara-saudara yang telah memberikan kese

mpatan kepada kami untuk mengemban tugas yang mungkin tidaklah ringan . Namun dengan dorongan dan motivasi yang telah ibu/bapak juga rekan-rekan berikan kepada kami. InsyaAlloh kami tidak akan menyia-nyiakan kesempatan yang telah ibu/bapak berikan kepada kami ini.

Atas nama Ma’had Tahfidhzul Qur’an Ar Rabbani, kami mengucapkan jazakhumullah khoiron khatsiron kepada semua donatur, teman/rekan, muslimin/muslimat dan seluruh masyarakat sebangsa dan setanah air Indonesia tercinta ini, khususnya para pengguna internet / online yang masih mempunyai semangat dalam pembinaan anak anak yatim piatu di Indonesia ini.

Semoga segala apa yang saudara saudara lakukan dengan mendonaturkan sebagian rizki untuk menyantuni anak anak yatim di yayasan ar rabbani indonesi ini akan di ridhoi oleh Allah SWT, semoga akan digantikan dengan rejeki yang berlimpah ruah dan berlipat ganda yang datangnya tak di sangka sanka…… aamiin..

Dalam hadistnya Rasulullah SAW be

rkata,

”Bila engkau ingin agar hati menjadi lembut dan damai dan Anda mencapai keinginanmu, sayangilah anak yatim, usaplah kepalanya, dan berilah dia makanan seperti yang engkau makan. Bila itu engkau lakukan, hatimu akan tenang serta lembut dan keinginanmu akan tercap

ai”. (HR Thabrani).

Hadis tersebut memberikan petunjuk kepada umat Islam bahwa salah satu sarana untuk menenangkan batin dan mendamaikan hati ini adalah mend

ekati anak yatim, terlebih yatim piatu. Mengusap kepala mereka(menyayangi) dan memberinya makan minum merupakan simbol kepedulian dan perhatian serta tanggung jawab terhadap anak yatim/piatu.

Berbuat baik terhadap anak yatim/piatu bukanlah sekadar turut membantu menyelesaikan lapar dan dahaga sosialnya. Tetapi, di sisi lain perbuat

an itu merasuk ke dalam batin, menenteramkan hati, dan mendamaikan perasaan orang yang memberi perhatian kepada mereka. Berbagai ayat Alquran dan hadis Nabi banyak membicarakan betapa mulianya kedudukan anak yatim/piatu di mata Allah SWT.

 

Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.